Pages

Senamdansa story...

Senamdansa adalah nama sebuah kelas di SMA N 1 Purworejo... yaph,, tidak lain adalah kelas X-RSBI-6 angkatan 2010/2011. di kelas ini ada 31 siswa yang mempunyai rasa kebersamaan yang tinggi!! senamdansa army punya daya kreatifitas yang tinggi, untuk itu kita salurkan melalui blog ini ^^

Jumat, 01 Juli 2011

Manfaat Daun Pepaya




Pepaya (Carica papaya L.) adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, “papaja”, yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, “papaya”. Dalam bahasa Jawa pepaya disebut “katès” dan dalam bahasa Sunda ”gedang”. Nama latinnya Carica papaya. Masyarakat Indonesia mengenalnya dengan nama pepaya. Buah ini tersohor sebagai tanaman obat di berbagai belahan dunia. Khasiatnya bisa dipetik dari hampir seluruh bagian tanaman, namun buahnyalah yang paling sering digunakan karena mudah didapat dan lezat.
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journal Society of Biology, yang menyatakan daun pepaya bersifat antitumor atau kanker.
Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan.
Sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus. Daun pepaya juga mengandung berbagai macam zat, antara lain vitamin A, B1, kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi, dan air.
Selain itu Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Bahan-bahan tersebut biasanya dipadukan dalam bahan baku industri kosmetik untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.
Tanaman pepaya merupakan tanaman yang mempunyai fungsi yang sangat banyak. Hal ini dikarenakan hampir seluruh bagian dari tanaman ini mulai dari akar hingga daunnya sangat berguna untuk tubuh kita. Namun bukan buah atau akarnya yang akan kami bahas pada kesempatan ini tapi daunnya. Pepaya ternyata memiliki segudang manfaat untuk tubuh. Jangan salah, dibalik rasanya yang pahit ternyata menyimpan khasiat yang begitu banyak. Berikut beberapa manfaat daun pepaya bagi tubuh :
1.     Obat Jerawat
Bagi anda yang merasa tidak pede mempunyai wajah berjerawat. Terutama bagi wanita yang selalu memperhatikan penampilan. Daun pepaya dapat mengobatinya yaitu dengan membuatnya menjadi masker.
Cara membuat maskernya : ambil 2-3 lembar daun pepaya yang sudah tua. Lalu jemur dan tumbuk sampai halus. Tambahkan satu setengah sendok air, kemudian usapkan ke wajah tunggu hingga kering dan terakhir basuh muka dengan air bersih atau air hangat.
2.     Menambah Nafsu Makan
Manfaat ini terutama untuk anak-anak yang sulit untuk makan. Ambil daun pepaya yang segar dan memiliki ukuran sebesar telapak tangan. Kalau sudah ketemu tambahkan sedikit garam dan air hangat setengah cangkir. Campur semua lalu diblender. Kemudian saring airnya, nah air itulah yang dapat dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan.

3.     Mengobati Malaria
Untuk penyakit malaria, ambil beberapa helai daun pepaya kemudian dicuci, setelah itu direbus dengan dua gelas air hingga airnya tinggal setengah gelas. Lalu diminum sedikit demi sedikit sepanjang hari hingga habis.



4.     Mengatasi Malnutrisi
Satu lembar daun pepaya direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Kemudian diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.

5.     Mengatasi Flu
Cuci tiga helai daun pepaya muda, lumatkan, peras, beri garam. Minum dua kali sehari untuk anak-anak, dan empat kali sehari untuk dewasa.

6.     Atasi Nyeri Haid
Wanita jawa zaman dulu sering memanfaatkan daun pepaya untuk mengobati nyeri haid. Cukup Ambil 1 lembar daun saja, Tambahkan asam dan garam. Lalu campur dengan segelas air dan direbus. Dinginkan sebelum meminum ramuan pepaya tersebut.

7.     Melancarkan Haid
Dua helai daun pepaya dicuci, tumbuk halus sambil diberi 1/4 gelas air, peras, beri garam. Minum sekaligus satu kali sehari.

8.     Atasi Sakit Keputihan
Ambil satu lembar daun pepaya, satu potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya. Selanjutnya daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring kemudian diminum satu kali sehari satu gelas dan dilakukan secara teratur.

9.     Mencegah Demam Nifas
Sehelai daun pepaya muda dicuci, iris-iris, rebus dengan gula aren dan segelas air sampai airnya tinggal 1/2. Minum sekaligus segera setelah melahirkan selama dua hari berturut-turut.

10. Melancarkan ASI
Beberapa helai daun pepaya dicuci, layukan di atas api. Hangat-hangat ditaruh di sekeliling payudara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar